Peluang Bisnis Coaching Online Menjanjikan di Era Sekarang

Sebelum pandemi melanda penjuru dunia, banyak orang bersikukuh bahwa proses belajar haruslah melalui pertemuan di ruang – ruang kelas atau seminar di auditorium.

Setelah sebagian dari kita menghindari bahaya Covid-19 dengan belajar atau memberi pelajaran dari rumah melalui media digital, kita baru menyadari bahwa teknologi menutup ruang ketidakmungkinan yang kita pikirkan sebelumnya.

Coaching online, sebuah istilah yang mulai dikenal luas oleh berbagai kalangan sebagai metode pelatihan berbasis internet dengan memanfaatkan layanan video meeting atau chating.

Video meeting merupakan layanan yang paling efektif digunakan sebagai coaching online karena kita bisa melakukan tatap muka, mendengar suara dan memberikan penjelasan secara grafis.

Atmosfir pembelajaran masih bisa dibangun seolah bertatap muka secara langsung. Namun hal ini membutuhkan akses internet yang cepat dan kuota yang besar.

Sebagian penyedia coaching online lebih memilih menggunakan Whatsapp group untuk melakukan coaching dengan memberikan penjelasan berupa voice note yang diselingi dengan gambar untuk mempermudah penjelasan.

Ini karena mereka ingin menjangkau lebih banyak peserta online yang sebagian berada di area dengan sinyal internet lemah atau mempunyai kuota yang terbatas.

Bagi sebagian orang istilah coaching online dibatasi untuk menyebut aktifitas pelatihan dalam bidang bisnis, kesehatan, atau motivasi hidup.

Padahal secara bahasa, coach memiliki arti to instruct, to direct or to train intensively”. Mengacu pada arti secara bahasa, pada artikel ini kita akan bahas coaching online dalam artian sebuah aktifitas belajar atau bimbingan dalam hal apapun termasuk les mata pelajaran, kursus musik, mengaji, atau menulis.

Misal kamu merupakan sarjana pendidikan bahasa inggris dan biasa mengajar di tempat kursus bahasa, kamu bisa memperluas jangkauan market mu dengan menyelenggarakan coaching online dengan pilihan media video meeting atau whatsapp.

Berikan pula pilihan coaching secara grup atau individu yang tentunya dikenakan tarif berbeda. Untuk menarik calon pelanggan dan sebagai media promosi, kamu bisa membuat satu atau dua kali sesi percobaan.

Jika berjalan dengan baik dan para peserta memberikan respon positif, maka kemungkinan untuk mereka bersedia mengikuti kursus berbayar secara online akan lebih besar.

Agar bisnis coaching onlinemu bisa dikenal dengan cepat dan mendapat banyak pelanggan, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu persiapkan :

1. Apa Keahlianmu?

Apa Keahlianmu?

Coaching Online berarti memposisikan diri menjadi seorang yang ahli dalam suatu bidang sehingga banyak orang tertarik mempelajari bidang tersebut dari kamu. Kamu harus melakukan identifikasi atas apa keahlian profesional yang kamu miliki, bisa diidentifikasi berdasarkan riwayat pendidikan atau hal yang sedang kamu geluti dan menjadi sumber pendapatanmu saat ini.

Beberapa orang mendalami profesionalitas berdasarkan riwayat pendidikan. Contohnya jika kamu lulusan sarjana teknik informatika dan kini bekerja di sebuah perusahaan keamanan digital, kamu bisa berinisiatif untuk membuka coaching online mengenai bahasa pemrograman mulai dari dasar berjenjang hingga mahir.

Adapula sebagian orang yang merasa bahwa keterampilannya bukan karena riwayat pendidikan, namun karena hobi yang ditekuni hingga menjadi penghasilan utama. Kita tahu beberapa musisi tanah air bukan berasal dari sekolah musik, mereka belajar secara otodidak. Keterampilan ini bisa mereka manfaatkan untuk membuka coaching online dan pasti banyak orang tertarik untuk mengikutinya.

2. Mempelajari Keterampilan Mengajar

Kamu punya keterampilan bermain gitar, beberapa kawanmu bertanya dan kamu menjelaskan bagaimana cara bermain gitar. Namun mereka belum mengerti apa yang kamu sampaikan karena kamu tidak memberi contoh memetik senar gitar, memposisikan jari untuk suatu nada, dan sebagainya.

Ini karena kamu belum tahu tentang teori mengajar, bagaimana cara menyampaikan suatu hal dengan runut dari dasar sampai kemudian mereka bisa mempraktekannya.

Hal ini perlu kamu pelajari agar nantinya kamu bisa menjelaskan dengan bagus dan peserta coaching mu bisa dengan mudah memahami apa yang kamu sampaikan. Terlebih yang akan kamu lakukan adalah kelas online yang membutuhkan seni kemampuan menyampaikan sesuatu dengan baik dan jelas.

Selain mempelajari keterampilan dasar dalam mengajar, seorang coach juga perlu mempunyai kemampuan dasar lain yang berguna untuk mengembangkan bisnis coaching online yaitu : public speaking, writing, media social managing, dan digital marketing.

3. Aktifkan Media Sosial

Aktifkan Media Sosial

Media Sosialmu adalah profil dirimu di dunia maya, maka sebuah keharusan untuk membangun media sosialmu dengan konten yang menunjukkan bahwa kamu profesional di suatu bidang dan menyediakan coaching online untuk mereka yang ingin mempelajarinya. Misalkan dengan membuat video 1 menit di instagram tentang berbagai hal yang sesuai dengan brand coaching online mu.

Jika kamu adalah penyair, maka posting secara rutin video singkat tentang contoh sajak – sajakmu. Jika kamu adalah health coach, maka kontenmu adalah tentang tips hidup sehat, tips mengatur makanan agar gizi berimbang, tips tentang workout sederhana tapi bermanfaat, dan sebagainya.

Jika personal branding mu sudah terbangun, kamu bisa memulai mengadakan kelas secara online diawali dengan beberapa kali kelas gratis untuk peserta terbatas. Setelah mendapatkan respon atau masukan dari peserta kelas dan kamu bisa menyempurnakan beberapa kekurangan selanjutnya kamu bisa lebih percaya diri untuk membuka coaching online berbayar.

4. Mengikuti Akun Coach Lain

Apa yang akan kamu lakukan cenderung sudah dilakukan sebelumnya oleh orang lain, begitu pula tema coaching online milikmu ini.

Anggap mereka adalah seniormu dan kamu perlu belajar dari mereka. Yang perlu kamu lakukan adalah mengamati bagaimana pola promosi mereka, penggunaan kalimat yang persuasif, dan kreatifitas dalam membuat konten.

Follow akun mereka dan sesekali tinggalkan komentar. Akan lebih baik jika sesekali kamu daftar menjadi peserta coaching online dan belajar bagaimana mereka mengelola kelas dan proses pelatihan yang dilakukan.

5. Berkolaborasi Dengan Coach Lain

Berkolaborasi Dengan Coach Lain

Kamu bisa mengamati bahwa ada beberapa orang yang secara terbuka mau berbagi pengetahuan dan diajak bekerjasama. Jalin pertemanan dengan baik dan sampaikan bahwa kamu ingin belajar dengan mereka, tawarkan dirimu untuk menjadi partner kolaborasi agar kamu bisa belajar secara mendetail dengan mereka.

Ini adalah cara yang baik untuk memperluas jaringan market mu karena profil akunmu juga akan dipromosikan oleh coach yang kamu ajak berkolaborasi. Jadilah pribadi yang supel dan mampu menerima segala masukan dari coach lain, ini akan membuat wawasanmu lebih luas.

6. Sesekali lakukan coaching offline

Agar kamu terlihat lebih profesional dan ikatan dengan konsumen semakin kuat, sesekali pertemuan secara offline penting untuk dilakukan. Semacam gathering atau sekedar kopi darat dengan beberapa orang agar obrolan bisa lebih efektif.

Obrolan dengan nuansa ringan tapi tetap membincang seputar tema coaching, ini memberikan efek yang bagus terhadap bisnis dan rasa kepercayaan orang terhadap kamu akan meningkat.

Enam hal yang telah disampaikan ini akan menjadi pedoman yang baik untuk kamu bisa memulai membangun sebuah brand coaching online.

Semua hal membutuhkan perencanaan yang baik dan juga dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, meski dalam perjalanannya akan ada beberapa improvisasi. Itu adalah bagian dari seni menjalani hidup.

Baca juga: Bingung? Berikut Peluang Ide Bisnis di Era New Normal