Mengenai Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur

Apa perbedaan mendasar mengenai akuntansi perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur? Yuk, simak. Artikel ini akan mengulas mengenai hal tersebut.

Dalam industri bisnis apa pun, pasti memiliki berbagai departemen dengan tugasnya sendiri-sendiri. Salah satunya adalah departemen akuntansi dan keuangan.

Nah, departemen akuntansi dan keuangan ini bertugas mencatat dan menyusun rapi semua laporan keuangan dari setiap kegiatan perusahaan dalam satu periode waktu.

Sebuah laporan keuangan sendiri terdiri dari beberapa komponen, yakni:

  • Laporan laba-rugi (profit and loss statement).
  • Neraca (balance sheet).
  • Laporan perubahan ekuitas pemegang saham.
  • Laporan arus kas (cash flow statement).

Lalu apa yang membuat bentuk akuntansi perusahan jasa, dagang, dan manufaktur berbeda?  Perbedaan tersebut ialah dari struktur bisnis dan sistem yang berlaku di masing-masing jenis perusahaan itu sendiri.

Baca juga: Lengkap! Mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Badan

Sebelum membahas perbedaan akuntansi dari ketiga jenis perusahaan tersebut. Sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu Perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur. Simak penjelasannya berikut ini.

Perbedaan Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur

Apa yang dimaksud dengan perusahaan jasa, dagang serta manufaktur? Berikut ini ulasannya:

1. Perusahaan Jasa 

Yaitu tidak memiliki persediaan barang dagang untuk dipasarkan, karena produk mereka bersifat tidak berwujud barang seperti yang ada di perusahaan dagang atau manufaktur. Produk perusahaan jasa adalah berupa hasil kerja dan karya mereka.

Produk mereka terlihat berupa hasil jasa mereka sehingga dalam pencatatan akuntansi mereka hanya akan terlihat pada bagian persediaan dan pembelian saja. Urutannya sebagai berikut:

  • Tidak Memiliki Persediaan.
  • Pembelian langsung di masukkan dalam akun Peralatan atau akun perlengkapan.
  • Tidak ada Harga Pokok Penjualan (HPP).

2. Perusahaan Dagang

Ialah memperoleh produk persediaan dari supplier dalam bentuk bahan jadi untuk di jual kembali dengan mengambil selisih penjualan sebagai keuntungan bisnis.

Adapun urutan persediaan dan pembeliannya:

  • Persediaan barang Dagangan
  • Pembelian
  • Ada Harga Pokok Produksi (HPP)

3. Perusahaan Manufaktur 

memperoleh produk persediaan yang dibuat dari bahan mentah menjadi bahan setengah jadi maupun barang jadi, yang diolah sedemikian rupa menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi dari bahan baku.

Bisa saja perusahaan manufaktur mengolah bahan baku untuk perusahaan lain. Karena itu, penghitungan keuangannya akan jauh lebih rumit dari perusahaan dagang.

Adapun urutan persediaan dan pembeliannya adalah sebagai berikut:

  • Persediaan Bahan Baku
  • Persediaan Bahan Pembantu
  • Persediaan Dalam Proses Produksi
  • Persediaan Barang Jadi
  • Ada Akuntansi Biaya
  • Pembelian
  • Ada Harga Pokok Penjualan (HPP)

Baca juga: 8 Daftar Bansos 2023 Beserta Syarat dan Ketentuannya.

Nah, selanjutnya kita akan ulas mengenai apa perbedaan mendasar akuntansi Perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur. Yuk, simak ulasannya sebagai berikut.

Perbedaan Akuntasi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur

Akuntansi perusahaan
bisnis.blog

Jika dilihat dari proses akuntansinya, penyusunan laporan keuangan antara ketiga jenis perusahaan tersebut tidak memiliki perbedaan besar. Yang menjadi pembeda adalah mengenai produk perusahaannya.

1. Akuntansi Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa melakukan aktivitas bisnisnya hanya dengan menjual layanan tertentu. Oleh sebab itu, perbedaan laporan keuangan pada ketiga industri tadi berada pada bagian persediaan dan pembelian saja.

Dalam laporan keuangan perusahaan jasa, tidak ada harga pokok penjualan (HPP) maupun akuntansi biaya yang berlaku. Ketika terjadi pembelian pada perusahaan jasa, biasanya akan langsung dimasukkan sebagai peralatan atau perlengkapan.

2. Akuntansi Perusahaan Dagang

Umumnya, laporan finansial perusahaan dagang dibagi menjadi beberapa jenis. Mereka adalah laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas, dan laporan perubahan modal. Masing-masing jenis laporan memiliki fungsi dan menyediakan data yang berbeda, tergantung dari kebutuhan perusahaan dagang Anda.

3. Akuntansi Perusahaan Manufaktur

Dikutip dari situs web Akuntasi ID, persediaan dan pembelian sebuah perusahaan dagang terdiri dari beberapa jenis. Mereka adalah persediaan barang dagangan, pembeli, dan terdapat harga pokok produksi.

Sedangkan untuk perusahaan manufaktur, persedian dan pembeliannya terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan dalam proses produksi, persediaan bahan pembantu, persediaan barang jadi, pembelian, dan terdapat harga produk penjualan (HPP) serta akuntansi biaya.

Bac juga: Harga BBM Turun! Berikut Daftar Harganya per 3 Januari 2023

Penutup

Semoga artikel Perbedaan Mendasar Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufakturini  bermanfaat bagi teman pembaca dan bisa menambah pengetahuan.

Terimakasih atas kunjungnnya.
Artikel ini dikutip dari berbagai sumber.