Bisnis Jualan Pulsa dan Kuota Untungnya Berjuta-juta

Dulu pada abad ke 20, para ahli hanya menulis tiga kebutuhan primer manusia yaitu sandang, pangan, papan. Namun kini di abad 21, kebutuhan primer manusia bertambah satu lagi yaitu kuota.

Apa guna smartphone tanpa kuota atau jual saja smartphone mu untuk beli kuota, begitulah ledekan anak muda millenial pada kawannya yang sulit dihubungi karena whatsapp nya tidak aktif akibat tidak punya kuota.

Dengan semakin meningkatnya pengguna smartphone, secara otomatis akan meningkat pula kebutuhan pulsa dan kuota data.

Meningkat pula prospek bisnis kuota dan pulsa, tidak perlu khawatir karena sudah banyak kompetitor serupa. Karena seberapa banyak pun penjual, bisnis pulsa dan kuota akan bisa menghasilkan untung berjuta.

Terlebih lagi, masing-masing provider kartu SIM menyediakan berbagai penawaran paket internet yang menggiurkan. Dengan banyaknya paket internet yang ditawarkan oleh para provider ini membuat bisnis pulsa semakin diburu konsumen.

Internet yang membuka kesempatan untuk berkomunikasi dengan lebih banyak orang pun melahirkan berbagai aplikasi media sosial dan chatting yang sering digunakan oleh masyarakat. Contohnya WhatsApp, LINE, Instagram, Facebook, Twitter, dan sebagainya.

Masing-masing platform ini membutuhkan kuota internet untuk bisa mengaksesnya. Semakin sering Anda browsing di Instagram dan Facebook maka semakin cepat pula kuota internet Anda akan habis. Tentu ini adalah peluang yang sangat menarik bagi para pemilik bisnis pulsa.

1. Modal Kecil Bisa Jalan

modal kecil tetap jalan

Mungkin Anda takut untuk memulai suatu bisnis karena ragu soal modal. Namun untuk mendirikan bisnis pulsa tidak diperlukan modal yang terlalu besar. Sebab, Anda tidak perlu membeli barang barang modal yang terlalu mahal.

Dalam memulai bisnis pulsa, barang yang paling Anda butuhkan adalah handphone. Handphone akan sangat berguna apabila Anda ingin berjualan pulsa elektrik. Namun kalau Anda hanya ingin menjual pulsa berupa voucher, maka handphone tidak terlalu penting.

Sebelum berbicara lebih jauh, penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan antara pulsa elektrik dan pulsa voucher. Pulsa elektrik tidak membutuhkan voucher secara fisik, yang hanya dikeluarkan oleh provider kartu SIM saja.

Sementara itu, pulsa voucher selalu membutuhkan voucher secara fisik karena terdapat kode unik yang harus dimasukkan ketika sedang melakukan pengisian pulsa.

Mengingat zaman semakin maju dan pola pikir masyarakat yang semakin praktis, pulsa voucher mulai ditinggalkan. Selain tidak berguna, pulsa voucher tidak lagi efisien bagi pengguna. Sebab mereka harus melakukan pengisian pulsa secara manual.

Sementara itu, pulsa elektrik sangat efisien karena saldo pulsa mereka akan langsung terisi setelah transaksi usai. Oleh karena itu, memang sebaiknya Anda hanya fokus pada penjualan pulsa elektrik dan kartu SIM perdana saja. Konsekuensi dari berjualan pulsa elektrik adalah Anda harus menyediakan handphone sebagai alat operasional.

Bagi bisnis pulsa, handphone dapat diibaratkan seperti bus bagi perusahaan transportasi. Handphone sangat berguna dalam bisnis ini karena Anda perlu mengirimkan jumlah pulsa yang ingin dibeli dan nomor tujuan kepada dealer pulsa.

Dealer pulsa sendiri adalah induk di mana Anda memesan pulsa. Jadi, apabila Anda ingin memulai bisnis pulsa, harus mencari dealer pulsa terlebih dahulu.

2. Mencari Supplier

Mencari Supplier

Memilih distributor merupakan langkah awal dalam berbisnis pulsa dan kuota. Disini anda harus benar-benar bisa memilih distributor terpercaya, murah, dan cepat agar nantinya proses pengiriman pulsa dan kuota bisa lebih cepat sampai kepada konsumen.

Sehingga anda juga tidak mendapat komplain dari para konsumen atas pelayanan yang buruk.

Intinya, memilih distributor terpercaya, murah dan cepat merupakan salah satu poin agar anda tidak rugi pada saat memulai bisnis pulsa dan paket internet.

Coba bayangkan apabila Anda langsung memilih dealer pulsa tanpa riset terlebih dahulu dan di kemudian hari, ternyata dealer pulsa yang Anda pilih tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Bisnis pulsa Anda pun akan perlahan kehilangan konsumen.

Dari reputasi yang baik ini, Anda bisa melihat apakah dealer pulsa yang Anda pilih memiliki kualitas layanan yang baik atau tidak. Terkadang transaksi pulsa mengalami gangguan akibat jaringan yang kurang baik.

Oleh karena itu, penting untuk memilih dealer pulsa yang memiliki pelayanan yang cukup baik agar masalah ini bisa diatasi dengan cepat dan tanpa konflik.

3. Mengetahui Harga Pasaran

Mengetahui Harga Pasaran

Harga menjadi faktor penting dalam menentukan jumlah keuntungan yang Anda dapatkan. Tentunya Anda tidak ingin bisnis pulsa Anda hanya menghasilkan keuntungan yang kecil bukan?

Salah satu cara untuk mencegah hal itu adalah dengan mengetahui harga pasaran terlebih dahulu.

Caranya pun tidak sulit, Anda bisa mencarinya di internet maupun dengan melihat langsung di berbagai konter pulsa yang lebih dulu ada di sekitar Anda.

Baca juga : Melirik Peluang Usaha di Desa yang Menjanjikan

Setelah mengetahui berapa harga pasaran, Anda bisa menentukan margin yang ingin Anda hasilkan setiap transaksi.

Apabila margin yang Anda tetapkan semakin kecil, memang dapat menarik minat pembeli. Namun bisnis pulsa Anda akan rawan kemacetan arus kas. Sebab dari margin yang terlalu kecil akan perlahan lahan menggerogoti keuangan bisnis pulsa Anda.

Oleh karena itu, apabila Anda ingin memasang harga di bawah pasaran, sebaiknya sudah menyiapkan modal yang cukup di awal. Namun apabila Anda tidak memiliki modal besar, sebaiknya pasang harga yang tidak terlalu jauh dari harga pasaran saja.

4. Fokus Transaksi Harian

Fokus Transaksi Harian

Masih berhubungan dengan penetapan harga, jumlah transaksi pun menentukan jumlah keuntungan Anda. Misalnya Anda menetapkan margin sebesar Rp1.000 setiap satu transaksi, lalu Anda berhasil melakukan 50 transaksi per hari. Maka penghasilan per bulannya adalah Rp1.000 x 50 x 30.

Hasilnya Rp1.500.000. Jadi, memang lebih baik Anda menjual pulsa dengan nominal kecil tapi transaksinya banyak, daripada nominal besar tapi transaksinya  sedikit.

Agar bisa menarik perhatian pelanggan, Anda bisa mengadakan promosi melalui berbagai media. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan bisnis pulsa Anda.

Anda bisa mengabarkan teman-teman Anda menggunakan aplikasi chat untuk mengabarkan bahwa Anda kini sedang merintis bisnis pulsa. Anda juga bisa menerapkan tarif promo terlebih dahulu untuk beberapa lama dan menarik perhatian para pembeli.

5. Mulailah Bisnismu!

Mulailah Bisnismu!

Hanya dengan bermodalkan etalase kecil, spanduk untuk memperkenalkan bisnis pulsa Anda, dan papan kecil untuk mencantumkan harga-harga yang Anda tawarkan.

Apabila rumah Anda terletak di kawasan yang strategis, maka Anda tidak perlu lagi membuka konter di tempat lain. Namun apabila kawasan rumah Anda memang kurang strategis, dan pemasaran secara online memang belum membuahkan hasil, maka Anda bisa membuka konter pulsa di pinggir jalan yang memang ramai dilalui orang.

Baca juga : Perhatikan 4 Hal Ini Jika Membangun Bisnis Dengan Teman

Untuk mendirikan bisnis pulsa yang sukses, maka Anda tidak akan cukup hanya berjualan pulsa saja. Anda harus mulai menawarkan berbagai produk-produk yang masih berkaitan dengan handphone.

Contohnya, aksesoris handphone, kartu perdana, voucher paket internet, dan sebagainya. Dengan demikian, Anda bisa menambah pemasukan di luar penjualan pulsa saja. Bisnis pulsa Anda pun akan semakin diingat oleh pembeli.