6 Langkah Mudah Memulai Bisnis Travel

Bisnis travel saat ini merupakan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan seiring dengan kemudahan akses transportasi dan fenomena bepergian yang telah berubah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia.

Berlomba – lomba memamerkan foto yang bagus di berbagai destinasi wisata merupakan gengsi tersendiri bagi beberapa orang, ini merupakan target empuk bagi para biro perjalanan wisata.

Indonesia mempunyai laut, gunung, danau, dan aneka budaya yang sangat menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke tempat – tempat wisata.

Masing-masing daerah mempunyai potensi wisatanya sendiri, sehingga dimanapun berada kamu bisa mengolah aneka potensi tersebut menjadi satu paket perjalanan wisata baik itu wisata lokal ataupun antar kota.

Akan tetapi, sayangnya tidak semua orang bisa menangkap peluang ini. Banyak orang yang masih belum paham bagaimana cara membangun bisnis travel ini terlebih bagi pemula karena menganggap bisnis ini terlalu berisiko mulai dari keselamatan konsumen, kerusakan kendaraan, perubahan jadwal yang tak menentu dan sebagainya.

1. Memilih Jenis Usaha Travel

Memilih Jenis Usaha Travel

Sebagai pemula, sebaiknya Anda memilih bisnis travel yang cocok dan cukup mudah untuk dijalankan. Bisnis travel yang banyak ditemukan umumnya mencakup perjalanan wisata dalam kota, antar kota, atau antar provinsi.

Memang sebagian besar bisnis travel yang berjalan adalah travel yang dikhususkan untuk liburan baik dalam maupun luar negeri.

Sebenarnya bisnis travel memiliki cakupan yang luas, tidak hanya sekedar travel perjalanan untuk liburan, tetapi keperluan lainnya seperti kepengurusan visa juga diatur dalam bisnis ini.

Pemula setidaknya memilih satu niche market travel saja atau pilih yang banyak menggabungkan produk-produk travel dalam bentuk paket yang menarik seperti paket ke tempat wisata yang unik sehingga akan memberikan pengalaman yang berbeda kepada konsumen.

Baca juga : 12 Ide Bisnis Yang Cocok Dilakukan di Kawasan Perumahan

Bisnis travel mencakup kebutuhan dari hulu hingga hilir di sektor pariwisata, karena semuanya saling berkaitan. Beberapa dari hal tersebut adalah :

  • Ticketing

Meliputi penjualan tiket pesawat terbang, kereta api, atau kapal laut. Saat ini banyak agen besar yang mencari mitra untuk membuka cabang penjualan tiket di daerah – daerah.

Beberapa dari mereka ada yang mau mengadakan kerjasama dengan gratis, menggunakan sistem bagi hasil prosentase laba penjualan tiket.

  • Angkutan Wisata

Beberapa perusahaan hanya fokus pada menyediakan jasa angkutan wisata yang umumnya berupa bus, melayani paket wisata antar kota dalam satu pulau.

Bahkan bisa antar pulau, misalnya wisata SMA yang seringnya menggunakan bus hingga menyeberang ke pulau Bali.

  • Paket Wisata

Pilihan paket wisata harus variatif, antar kota yang berdekatan atau antar kota dalam satu provinsi bahkan hingga satu pulau.

Masing – masing harus disertai deskripsi jelas tentang tempat tujuan wisata dan estimasi waktu untuk keseluruhan perjalanan.

Sertakan pula pilihan biaya, mau yang paket wisata saja tanpa makan atau paket lengkap dengan makan tiga kali di tempat – tempat yang sudah bekerjasama dengan agen travel.

  • Penyedia Jasa Tour Guide

Tour Guide atau pemandu wisata merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan aktifitas pariwisata.

Perjalanan wisata kelompok beranggotakan setidaknya sepuluh orang akan lebih menyenangkan jika ditemani dengan pemandu yang pandai berinteraksi dan melayani segala kebutuhan wisatawan.

Oleh karena itu ada usaha kreatif untuk mengadakan pelatihan singkat berbayar tentang bagaimana menjadi pemandu wisata yang baik, mampu berkomunikasi dengan bahasa inggris, dan mempunyai jiwa melayani.

  • Rental Mobil

Rental mobil sebenarnya lebih umum daripada angkutan wisata, karena cakupan target marketnya lebih luas.

Kebutuhan rental mobil tidak hanya untuk para wisatawan namun juga untuk masyarakat secara umum yang mempunyai kebutuhan transportasi.

Usaha rental mobil ini bisa bekerjasama dengan penginapan atau hotel untuk promosi kepada para wisatawan.

2. Menjalin Kerjasama Dengan Agen Travel Besar

Menjalin Kerjasama Dengan Agen Travel Besar

Jika Anda belum memiliki modal yang cukup untuk memulai suatu bisnis travel, jangan khawatir, Anda bisa mencoba  bergabung dengan agen travel sebagai  sub-agen.

Disini, Anda hanya harus mempromosikan dan membantu menjual produk dari usaha travel terkait.

Dengan bergabung menjadi sub-agen, Anda dapat menambah pengalaman di bidang bisnis travel dan belajar bagaimana membuat promosi paket wisata yang unik sehingga diminati konsumen.

Dengan demikian, ketika membuka bisnis travel sendiri, Anda sudah mengetahui strategi apa yang harus dilakukan.

Baca juga : 9 Tips Bisnis Sanggar Senam, Sehatkan Dompet Sehatkan Badan

Hal yang perlu Anda cermati adalah pilih agen yang terpercaya, artinya telah memiliki “nama”, jaringan yang luas dan tentunya bisa memenuhi keinginan Anda.

3. Petakan Lokasi Wisata

Petakan Lokasi Wisata

Jika Anda memilih berbisnis di jasa travel wisata, cobalah melakukan pemetaan tujuan wisata yang akan Anda tawarkan.

Setiap daerah pasti mempunyai tujuan wisata, bisa berupa wisata asli dari alam atau juga wisata buatan seperti taman rekreasi atau taman hiburan. Selain itu bisa berupa wisata sejarah dan wisata kuliner.

Cobalah untuk melakukan pemetaan dengan potensi wisata yang terletak disekitar kota tempat tinggal Anda. Usahakan jarak antara tempat wisata tidak lebih dari 200 km.

Kenapa? Karena ini sangat berpengaruh dengan biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya.

Selain itu Anda juga harus mempunyai database dari setiap tempat wisata tersebut, data yang menyangkut contact person dari pengelola tempat wisata, harga tiket, surat menyurat, dan biaya-biaya yang mungkin dikeluarkan dalam sebuah perjalanan wisata.

4. Siapkan Nama Usaha

Siapkan Nama Usaha

Selanjutnya membuat nama (brand) dari travel Anda. Cobalah membuat nama atau merek usaha Anda yang mudah diingat dan tidak pasaran atau mudah didengar (ear-catching) dan mudah dilihat (eye-catching).

Ini penting agar brand bisnis travel Anda mudah dikenali dan dihafal oleh orang. Jangan membuat nama yang terlalu sulit untuk diingat, karena semakin nama itu mudah diingat dan gampang diterima oleh banyak orang akan membantu Anda dalam menjalankan strategi pemasaran.

5. Sediakan Aneka Paket Wisata

Sediakan Aneka Paket Wisata

Setelah Anda menyusun apa saja yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini, buatlah paket untuk bisa menjadi pilihan calon konsumen.

Bagaimanapun juga memberikan banyak alternatif pada konsumen akan lebih menarik bagi mereka. Karena mereka akan memiliki pilihan dan punya pertimbangan yang bida diambilnya.

Paket tersebut bisa berupa jumlah hari, di mana semakin lama atau banyak hari yang dipilih harganya menjadi lebih murah.

Paket juga bisa berupa beberapa tujuan yang diambil sekaligus akan mendapat potongan harga. Bisa juga jumlah pemesanan untuk beberapa orang akan mendapatkan harga lebih murah.

6. Perluas Kerjasama Bisnis

Perluas Kerjasama Bisnis

Selanjutnya adalah lakukan kerjasama dengan banyak pihak yang berhubungan dengan bisnis travel Anda, seperti jasa transportasi, pemerintah daerah, pengelola tempat wisata dan rumah makan.

Masih banyak rekanan yang harus Anda ajak berkolaborasi dengan sistem komisi atau bahkan kerjasama yang saling menguntungkan untuk Anda.

Baca juga : Perhatikan 4 Hal Ini Jika Membangun Bisnis Dengan Teman

Peluang kerjasama ini akan sangat membantu Anda dalam hal menjalankan bisnis ini. Untuk bisnis wisata, Anda juga bisa menjalin kerjasama dengan travel yang berada diluar kota, karena peluang mereka untuk mencari mitra apabila ada tujuan paket wisata di daerah Anda, mereka dapat bekerjasama dengan Anda.